Kenapa Allah memisahkan bermilyar manusia ke dalam berbagai agama?

Suatu ketika, temanku mengupload sebuah screenshot dari status seseorang di sosmed. Orang itu menanyakan tentang mengapa Tuhan memisahkan milyaran manusia ke dalam berbagai agama. Yang kupahami saat itu adalah, bahwa tak ada agama yang benar kecuali satu, Islam. Dan Allah pun tak pernah memaksa manusia untuk masuk ke dalam Islam. Karena itu, bagiku, kenapa manusia berada dalam berbagai agama adalah murni dari upaya dan cara berfikir mereka terhadap sesuatu dibalik agama itu: mencari kebenaran hakiki. Hanya saja, jalan yang mereka tempuh berbeda-beda, sehingga ujung akhirnya pun berbeda juga. Disini peribahasa "banyak jalan menuju Roma" tak bisa diterapkan. Karena kebenaran hakiki itu hanya satu dan bersumber dari satu, yaitu Allah. Berikut ini jawabam yang kusampaikan kepada temanku. Sebenarnya temanku hanya ingin mengajak diskusi orang-orang di grup itu.

"Hmm... mnurutku smua itu brawal dr ksadaran manusia utk brtuhan. Kmudian mreka mulai mncari2 kebenaran. Kebenaran sndiri sbnernya adl hal yg mutlak. Hanya sj kmudian prbedaan tafsir antarindividu mnyebabkan kbenaran trlihat subjektif. Kmudian, "kbenaran2 subjektif" itu td dilegitimasi dlm sbuah wadah brnama agama. Stiap agama mngklaim bhwa inilah kbenaran itu. Hny sj ada yg brsikap smpe ekstrim (mmbunuh yg tdk seagama), ada yg lbih moderat (mntolerir). Namun smua tdk slesai dsini. Tidak ada kbenaran yg relatif. Nilai kbenaran sharusnya absolut. Krna Tuhan sj hny ada 1, shingga kbenaran psti hny ada 1, yaitu yg brsumber dr Tuhan. Krna itu pula, Tuhan itu brsifat Maha, Maha Kuasa, Maha Adil, Maha Penyayang, dsb, Dia sndiri namun 'almighty'.

Kmudian, Tuhan mmberikan ptunjuknya kpd manusia mlalui utusanNya utk mnuntun manusia mnuju kbenaran yg sjati. Ada yg mngikutinya, ada yg mnentangnya. Salahsatu tujuan knp Tuhan mngutus utusanNya adl utk mnilai manusia, mana yg mnentangnya dan mana yg taat, shingga Dia bs mmberi ganjaran kpd manusia.

Knp Tuhan "memisahkan" manusia kdalam brbagai agama? Sy rasa itu krna manusia brusaha mncari kbenaran itu sndiri. Ada yg sampai, ada yg msih mraba2, ada yg blum sampai, ada yg tak prnah smpai. Pencarian itu adl cara manusia mngenal dan mnuju Tuhan. Sdangkan kbenaran2 mengendap pada agama2, shingga mau tdk mau mreka akan ikut mngimani agama yg mreka anggap benar utk mndapat kbenaran itu.

Hny sj bgi seorang Muslim, pncarian kbenaran sharusnya sdh final. Bgi seorang Muslim yg berislam scr ksadaran, mka hatinya mngimani kbenaran yg dibawa utusanNya kpd umat manusia itu.

Shingga, bkn Tuhan yg memisahkan manusia kdalam brbagai agama, namun manusia sndiri yg brinisiatif mncari2 kbenaran dbalik agama yg dia imani. Hny aj, trkdg kbenaran dr Tuhan tak sampai kpd mreka. Entah krna tdk tahu atau krna tdk mau tahu.

cmiiw"

0 komentar :

Posting Komentar

Cancel Reply